« Kembali

Kursi Taman Limbah Keramik,Hasil Karya Warga Desa Budaya Srigading

Tanggal : Rabu, 6 Juni 2018 Dilihat : 1661 kali

KURSI TAMAN MEMPESONA  LIMBAH KERAMIK

Semula tidak disangka bahwa Kursi Taman Cantik yang saya dudukiberasal dari lLimbah Keramik sisa pembangunan dan bekas bongkaran bangunan.Kursi Taman memanjang yang kokoh beralaskan pecahan keramik yang bermotif merupakan sebuah karya yang cukup inovatif dari Endartono wargaNgunan-unan, Srigading, Sanden, Bantul, DIY. Produksi Kursi Taman Keramik inijuga merupakan binaan dari Pengelola Lingkungan dan Sampah Bumi Ijo 007.

Limbah keramik lantai yang berupa sisa potongan keramik danbongkaran bangunan merupakan limbah sampah yang sangat susah pemanfaatanya danpembuangannya. Sifatnya yang keras susah membusuk dan tajam membahayakanmasyarakat bila salah penempatanya. Kadang masyarakat hanya menimbun ataumengumpulkan di sudut pekarangan yang menyebabkan sarang hewan merayap dannyamuk, menggannggu  keindahan,kesehatan lingkungan.

Bumi Ijo 007, sebagai pembina kerajinan Sampah di wilayah itu mencobamengembangkan dan memotivasi kerajinan tersebut. Dengan memberikan berbagaijenis motif , seperti pemandangan, motif kombinasi warna dan bentuk, motiftulisan, juga motif edukasi berupa sarana permainan anak- anak tempo dulu dll.Adapun motif permainan tempo dulu seperti Dam-daman, Dakon, Bas-basan dll lebihdiutamakan yang bertujuan untuk sarana pendidikan, melestarikan kebudayaan, danmenumbuhkan rasa cinta kebudayaan di kalangan anak-anak.

Harga yang sepadan dengan kwalitas produksi inimulai gencar dipromosikan, pengguna adalah pribadi dan instansi perkantoranuntuk mengisi taman halaman bangunan. Kelebihan Kursi ini adalah kuat dankokoh, tahan panas dan tidak mudah pudar, tahan hujan dan mudah dibersihkan.Mudah dipindah, karena 2 kaki bisa di lepas dan di pasang kembali sehinggamempermudah saat memindah. Juga merupakan sarana bermain keluarga dan anak-anak demikiankata Endartono yang juga merupakan Kepala Dukuh Dusun Ngunan –unan. (mr)

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

16 Okt 2018

Penghargaan kepada Yogyakarta sebagai kota budaya Asia (Asia City of Culture), tidak lantas melenakan kita, tetapi justru merupakan pemacu semangat meningkatkan perhatian (apresiasi) masyarakat terhadap kebudayaan sendiri. Boleh saja disebut bahwa negara

09 Okt 2018

Pelaku berbahasa Jawa tutur, yang sering dipergunakan dalam pergaulan sehari-hari, boleh mengungkapkan atau menyampaikan perasaan atau pendapatnya dengan bahasa Jawa yang tidak baku. Hal ini dikemukakan Paksi Raras Alit, pemerhati bahasa Jawa. Meskipun de

01 Okt 2018

Berkesenian merupakan upaya masyarakat melestarikan bentuk kesenian yang dilakukan secara alami, tanpa paksaan, tidak mengejar atau mengharapkan perhatian orang, bahkan menumbuhkan semangat berkesenian secara mandiri. Masyarakat jejaring musik yang dibin

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta